Beberapa ratus Anak Wafat Karena Gagal Ginjal Kronis, BPOM: Ini Evaluasi Untuk Kami

Beberapa ratus Anak Wafat Karena Gagal Ginjal Kronis, BPOM: Ini Evaluasi Untuk Kami

Tubuh Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sampaikan, timbulnya masalah ginjal kronis misteri (acute kidney injury/AKI) yang kemungkinan karena cemaran etilen glikol dalam obat sirup jadi pelajaran penting untuk mereka.

Inspektur Khusus BPOM Elin Herlina pastikan, faksinya akan memaksimalkan pemantauan, terutamanya pada bahan cemaran yang beresiko untuk manusia, yakni etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG).

“Pasti karena ada peristiwa ini sebagai evaluasi untuk kami (untuk( terus memaksimalkan pemantauan terutamanya pada bahan cemaran yang mempunyai potensi mengakibatkan gagal ginjal ini yakni EG dengan DEG sebagai cemaran dalam produk obat,” kata Elin dalam pertemuan jurnalis di Jakarta.

Adapun cemaran etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG) peluang datang dari 4 bahan tambahan yakni propilen glikol, polietilen glikol, sorbitol, dan gliserin/gliserol yang bukan bahan beresiko atau dilarang.

Tetapi, BPOM telah memutuskan tingkat batasan aman atau Tolerable Daily Intake (TDI) untuk cemaran EG dan DEG sebesar 0,5 mg/kg berat tubuh setiap hari.

Elin sampaikan, proses pemantauan yang sudah dilakukan BPOM biasanya sama, yakni dengan lakukan pengetesan atau analitis pada produk untuk pastikan jika produk itu berkualitas dan aman.

“Prosesnya sama seperti pemantauan, yakni mulai post pasar dan pre pasar, (lakukan sample pengetesan),” papar ia.

Selanjutnya Elin memperjelas, industri farmasi berperanan penting dan bertanggungjawab jamin keamanan produk sama sesuai UU dengan lakukan pengetesan.

Dalam kasus masalah ginjal ini, faksinya telah mengeluarkan surat tertanggal 18 Oktober 2022 untuk minta industri lakukan pengetesan secara berdikari pada bahan baku yang dipakai. “Selanjutnya memberikan laporan ke kami dan kami beri batasan waktu.

Kami kelak akan petakan seperti apakah petanya, dan peluang kelak kita akan lakukan tindak lanjut dari peta itu,” terang Elin. Sebagai info, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sampaikan, kasus masalah ginjal kronis misteri (acute kidney injury/AKI) capai 241 kasus di 22 propinsi. Angkanya bertambah dari awal sebelumnya 206 kasus pada Selasa.

Jumlah meninggalnya capai 133 orang atau 55 %. Kematian pada kasus masalah ginjal kronis progresif atipikal ini tidak naik tinggi dalam sekejap selesai mencapai puncak pada Agustus 2022.

Sebagai wujud kesiagaan, Kemenkes ambil langkah konvensional memberikan instruksi apotek dan dokter tidak untuk jual atau memberi resep obat sirup.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mendapati 5 sirup obat batuk/parasetamol yang memiliki kandungan cemaran etilen glikol melewati tingkat batasan yang telah ditetapkan. Penemuan ini ada selesai lakukan sample pada 39 bets dari 26 sirup obat.

About admin

Check Also

Kasus Tambang Ilegal Dilacak saat sebelum Kasus Ferdy Sambo, Pemerhati: Aneh jika Kabareskrim Berasa Terserang

Kasus Tambang Ilegal Dilacak saat sebelum Kasus Ferdy Sambo, Pemerhati: Aneh jika Kabareskrim Berasa Terserang …