Bike to Work: Tidak Permasalahan Tidak Bangun Lajur Sepeda Baru, Asal…

Bike to Work: Tidak Permasalahan Tidak Bangun Lajur Sepeda Baru, Asal…

Ketua Umum Bike to Work Indonesia Fahmi Saimima tidak mempersoalkan ihwal tidak ada tambahan lajur sepeda baru oleh Pemerintahan Propinsi (Pemerintah provinsi) DKI Jakarta.

Tetapi Fahmi minta peruntukan bujet diarahkan untuk perawatan dan membuat lajur sepeda di Jakarta jadi steril. Dengan begitu hal tersebut akan memancing ketertarikan warga untuk naik sepeda dalam bermobilitas.

“Yang sudah ada kita harus bangun. Tidak apapun tidak bagun dahulu yang banyak, tetapi yang telah ada kita optimasi pemakaiannya untuk kenaikan pemakaian lajur sepeda,” kata Fahmi diambil dari account Instagram Bike to Work, Jumat.

Karena itu, dia minta Pemrov DKI mendidik warga mengenai kehadiran dan peranan lajur sepeda hingga mereka tidak menyerobot lajur sepeda.

Disamping itu, dia minta Pemerintah provinsi DKI gerakkan Unit Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Perhubungan (Dishub) untuk menolong mensterilkan lajur sepeda dari kendaraan yang masuk dan parkir didalamnya.

Selanjutnya, Bike to Work minta polisi mengaplikasikan ancaman untuk faksi yang menyalahi berkaitan kehadiran lajur sepeda.

“Usahakan peraturannya. Undang-undang No. 22 Tahun 2009 sudah terang peraturannya. Lebih dengan Perda. Satpol PP suruh gerak. Dishub suruh gerak, jika ada yang parkir di lajur sepeda suruh derek. Polisi harus juga gerak,” tutur Fahmi.

Untuk dipahami, Bike to Work tengah berusaha sampaikan inspirasi mereka ke Balai Kota DKI untuk sampaikan inspirasi mereka ihwal pembangunan lajur sepeda di Jakarta.

Adapun dalam tindakan itu, Bike to Work akan menjumpai Penjabat Gubernur DKI Heru Budi Hartono untuk sampaikan inspirasi mengenai kelangsungan lajur sepeda di Jakarta.

About admin

Check Also

PDI-P Berprasangka buruk Sukarelawan Janjikan Hal Tidak Sehat ke Massa, Meminta “Ring 1” Jokowi Tidak “Asal Bapak Suka”

PDI-P Berprasangka buruk Sukarelawan Janjikan Hal Tidak Sehat ke Massa, Meminta “Ring 1” Jokowi Tidak …