Gagasan Pengecekan Lukas Enembe, Polisi Tingkatkan Patroli dan Razia di Jayapura

Gagasan Pengecekan Lukas Enembe, Polisi Tingkatkan Patroli dan Razia di Jayapura

Polresta Jayapura Kota terus tingkatkan kesiagaan dan kesiagaan dalam amankan daerah Kota Jayapura, susul gagasan pengecekan pada Gubernur Papua Lukas Enembe oleh Komisi Pembasmian Korupsi (KPK).

Awalnya KPK sudah melontarkan surat panggilan ke-2 ke Gubernur Papua itu. Lukas diundang ulangi untuk dicheck dalam kemampuannya sebagai terdakwa dalam sangkaan gratifikasi sebesar Rp1 Miliar.
Lokasi pengecekan pada Lukas Enembe juga belumlah jelas akan dilaksanakan di mana, walaupun dalam surat panggilan itu, Lukas gagasannya akan dicheck di Kantor KPK Jakarta.

Kaporlesta Jayapura Kota Kombes Pol Dean Victor Mackbon menjelaskan jika faksinya sudah memperoleh info berkaitan gagasan pengecekan pada Gubernur Papua itu.

Meskipun gagasan pengecekan itu dikerjakan di Jakarta tetapi aparatur Kepolisian Polresta Jayapura Kota sudah menyiagakan pasukan dan masih tetap memberi penyelamatan untuk ada beberapa aksi keramaian atau gagasan tindakan demo untuk mengantispasi beberapa hal yang tidak diharapkan terjadi.

Menurut Victor untuk penyelamatan sekarang ini faksinya mendapatkan kontribusi dua SSK Brimob Nusantara dan di-back up pasukan TNI dari Kodam XVII Cenderawasih.

“Benar ada surat panggilan itu ya, kami belum memperoleh tembusannya tetapi kami telah memeriksanya rupanya memang benar ada surat panggilan itu. Berkaitan panggilan itu kan jika tidak salah pengecekannya di Jakarta,” ungkapkan Victor Dean Mackbon di Jayapura.

Menurut Victor berkaitan ada info akan diadakan tindakan demonstrasi kelanjutan Save Lukas Enembe oleh simptasan dan simpatisan Gubernur Papua dari Konsolidasi Rakyat Papua (KRP), faksinya belum memperoleh pernyataan.

Tetapi, polisi masih tetap melakukan rutinitas yang dipertingkat. Masalahnya Kota Jayapura jadi acuan untuk keamanan di Tanah Cendrawasih.

Hingga, selainnya menyiagakan pasukan, faksinya menggiatkan patroli dan razia untuk memperhitungkan beberapa hal yang tidak diharapkan terjadi.
“Untuk tindakan demonstrasi kan tidak ada pernyataan ya ke kami . Maka konsepnya kita melakukan beberapa tugas teratur saja yang dipertingkat, apa yang dipertingkat, patroli, selanjutnya razia untuk memperhitungkan, terus untuk masalah minuman keras jadi perhatian kami ya, karena ini jadi fasilitas untuk hasutan. Itu dari kita untuk memperhitungkan berkaitan pengecekan Bapak Gubernur,” paparnya.

Berkaitan keadaan Kamtibmas sampai sekarang ini menurut bekas Wadirkrimsus Polda Papua ini keadaan masih aman. Walau begitu, menurut Victor, ada banyak laporan warga berkaitan beberapa kerusuhan yang dipacu oleh minuman keras.

“Benar ada laporan-laporan dari warga seperti kerusuhan, selanjutnya ada perkelahian, Karena ya itu karena minuman keras itu, itu kan karena kita di kota tidak lepas dari laporan-laporan itu ya. Anggota kami di atas lapangan telah melakukan tindakan cepat dalam memperhitungkan beberapa hal itu hingga tidak semakin makin tambah meluas,” tutur Victor.

Victor mengharap ada kerja-sama beberapa figur agar bisa jaga bersama jaga keadaan Kamtibmas di daerah kota Jayapura.

“Selanjutnya kemungkinan kami minta , dari beberapa tokoh warga, figur tradisi, figur agama, figur politik dapat jaga keadaan ini. Jaga penduduknya tidak boleh turut turut serta dalam beberapa kegiatan yang memanglah tidak terang maksudnya, kita sama jaga. Karena yang rugi kita jika tidak dapat diperhitungkan. Karena peranan beberapa figur ini penting,” pungkasnya.

About admin

Check Also

PDI-P Berprasangka buruk Sukarelawan Janjikan Hal Tidak Sehat ke Massa, Meminta “Ring 1” Jokowi Tidak “Asal Bapak Suka”

PDI-P Berprasangka buruk Sukarelawan Janjikan Hal Tidak Sehat ke Massa, Meminta “Ring 1” Jokowi Tidak …