Litbang “Kompas”: Kepuasan Khalayak pada Performa Pemerintahan di Sektor Politik dan Keamanan Bertambah

Litbang “Kompas”: Kepuasan Khalayak pada Performa Pemerintahan di Sektor Politik dan Keamanan Bertambah

Kepuasan khalayak pada performa pemerintahan di bagian politik dan keamanan alami kenaikan. Hal tersebut terlihat dari jajak opini Litbang Kompas yang berjalan 24 September sampai 7 Oktober 2022.

“Kepuasan warga capai 74,6 % atau naik sedikit dari survey Juni 2022 (73,1 persen),” kata periset Litbang Kompas Andreas Yoga Prasetyo diambil dari Harian Kompas, Senin.

Yoga sampaikan, tingkat kepuasan terjadi secara rata pada informan lelaki dan wanita. Begitupun pada semua susunan ekonomi warga baik tingkat bawah, tengah dan atas.

Dia menjelaskan animo khalayak pada performa pemerintahan di bagian politik dan keamanan dikuasai oleh tuntasnya masalah masalah ekstensi periode kedudukan presiden, dan peningkatan harga minyak goreng.

“Kekuatiran warga sudah terjawab dengan keputusan pemerintahan, DPR, dan KPU yang menyetujui agenda penyelenggaraan Pemilu 2024,” katanya.

Yoga memandang kepuasan khalayak bertambah karena tanggapan cepat pemerintahan memberikan jalan keluar atas beberapa rumor sebagai perhatian khalayak.

“Rangkaian yang kejadian yang kembali kuras perhatian warga adalah peningkatan harga BBM bersubsidi, kasus kematian Brigadir J, kebocoran data yang mengikutsertakan account pretas Bjorka,” ucapnya.

“Keputusan DPR menukar hakim konstitusi, bencana Kanjuruhan di Malang, dan intimidasi keamanan di Papua,” tutur Yoga meneruskan.

Jajak opini yang sudah dilakukan Litbang Kompas memakai sistem interviu langsung pada 1.200 informan.

Penetapan informan dilaksanakan secara random lewat sistem pencuplikan struktural bertingkat di 34 propinsi. Sistem ini mempunyai tingkat keyakinan 95 %, dan margin of error lebih kurang 2,8 %.

About admin

Check Also

PDI-P Berprasangka buruk Sukarelawan Janjikan Hal Tidak Sehat ke Massa, Meminta “Ring 1” Jokowi Tidak “Asal Bapak Suka”

PDI-P Berprasangka buruk Sukarelawan Janjikan Hal Tidak Sehat ke Massa, Meminta “Ring 1” Jokowi Tidak …