Menhub: Operasionalisasi Kereta Cepat Membuka Peluang Kerja untuk China dan Indonesia

Menhub: Operasionalisasi Kereta Cepat Membuka Peluang Kerja untuk China dan Indonesia

Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Kreasi Sumadi menyebutkan jika project Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) yang diatur PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) nanti jika sudah bekerja akan memberi banyak faedah, terhitung pembukaan lapangan pekerjaan.

Tidak cuma untuk warga Indonesia, Menhub menyebutkan Kereta Cepat Jakarta-Bandung juga akan buka peluang kerja untuk karyawan China. Jadi sekaligus pintu untuk tenaga kerja lokal untuk mengambil pengetahuan dari China.

“Hal lainnya, peluang kerja, kita kerjakan di sini. China memperoleh peluang kerja di sini, kita diharap memperoleh satu peluang untuk belajar. Khususnya untuk pelajar-siswa kita,” tutur Menhub Budi Kreasi di Stasiun Tegalluar, Kabupaten Bandung.

Oleh karena itu, Menhub juga menghimbau ke KCIC supaya ada transfer tehnologi dan ilmu dan pengetahuan, terutamanya dalam menjalankan kereta cepat, dari China ke Indonesia.

Kecepatan 350 Km per Jam
Di lain sisi, Menhub semangat pada operasionalisasi Kereta Cepat Jakarta Bandung. Serangkaian kereta cepat atau Electric Multiple Unit (EMU) ini disebutkan sanggup jalan dengan kecepatan 350 Km /jam.

“Satu kebanggaan jika Indonesia ialah negara pertama di ASEAN yang mempunyai kereta cepat,” ucapnya.

Hingga, waktu pintas Jakarta-Bandung atau kebalikannya yang semula dapat capai 2-3 jam, dapat terpangkas jadi cuma 52 menit saja.

“Saya barusan ke Padalarang buat pastikan perjalanan dari Jakarta ke arah Bandung dengan saat yang baik, yakni Jakarta-Padalarang 30 menit, dan dari Padalarang ke Bandung 22 menit. Hingga keseluruhannya 52 menit, dengan headway 26 menit. Sama dengan kelak feeder-nya 26 menit,” jelasnya.

 

About admin

Check Also

Jokowi: Tidak boleh Sampai Persetujuan Investasi G20 Tidak Dapat Terlaksana

Jokowi: Tidak boleh Sampai Persetujuan Investasi G20 Tidak Dapat Terlaksana Presiden Joko Widodo (Jokowi) minta …