Narasi Retno Marsudi dan Sri Mulyani Siapkan G20, Persahabatan 43 Tahun Permudah Koordinir

Narasi Retno Marsudi dan Sri Mulyani Siapkan G20, Persahabatan 43 Tahun Permudah Koordinir

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Luar Negeri (Menteri luar neger) Retno Marsudi kelihatan berangkulan selesai Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dengan cara resmi memberikan tongkat estafet presidensi G20 ke India sekalian mengisyaratkan selesainya presidensi G20 Indonesia pada 16 November 2022 minggu kemarin.

Bersama penopang kebutuhan yang lain, dua menteri itu sudah menolong menyiapkan penerapan G20 di tengah-tengah bertambahnya tekanan geopolitik dunia. Penyiapan lebih kurang dilaksanakan sepanjang satu tahun.

“Alhamdulilah, kita barusan menuntaskan KTT G20, 2 hari beruntun, dan barusan sudah ditutup oleh Bapak Presiden dengan hasilkan maklumat dari beberapa pimpinan G20. Ini perolehan yang hebat karena maklumat itu maknanya ada persetujuan dari semua pimpinan G20,” tutur Sri Mulyani dalam upload di account Instagram pribadinya @smindrawati, yang diupload pada 16 Oktober, seperti dikutip dari tayangan jurnalis Sekretariat Cabinet.

Seirama, rasa sukur diutarakan oleh Menteri luar neger Retno atas terlaksananya serangkaian tatap muka G20 di bawah presidensi Indonesia.

“Alhamdulillah di tengah-tengah semua rintangan, semua ketidaksamaan yang sangat tajam, sekurang-kurangnya dari aktivitasnya tersebut, tidak ada satu juga aktivitas G20 yang perlu diurungkan di tahun ini,” tutur Retno, saat terlibat perbincangan di Podcast Cabinet dan Sekretariat Cabinet (Podkabs) ang tampil di saluran YouTube.

Sekretariat Cabinet. Di Presidensi G20 Indonesia, sebagai Menkeu, Sri Mulyani berperanan dalam financial trek. Dalam pada itu sebagai Menteri luar neger, Retno Marsudi mengampu sherpa trek.

Ke-2 nya juga terlihat selalu menemani Presiden Jokowi dalam jadwal penting G20, misalkan saat menyongsong kehadiran beberapa tamu di ruangan KTT, menemani dalam tiga sesion tatap muka KTT atau saat welcome dinner untuk beberapa kepala negara G20.

“G20 itu kan ada finance trek, jadi track keuangan, ada track sherpa yang semakin banyak ke ekonomi keseluruhannya dan pembangunan,” kata Retno.

“Dan kita itu jadi pengampu dari tiap-tiap track itu. Ibu Menkeu tentu saja di track keuangan, sementara saya di track sherpa,” sambungnya Retno menceritakan, sebagai rekanan kerja sekalian teman dekat, dianya dan Sri Mulyani sering berunding berkenaan penyiapan dan perubahan dari Presidensi G20 Indonesia.

“(Berdiskusi) sampai di mana (perkembangannya) apa yang perlu diperkokoh, apa dan ini, dan lain-lain. Tetapi, karena kita bersahabat lama, jadi komunikasinya lebih nikmat,” bebernya.

Selanjutnya, Retno juga menceritakan jika persahabatannya dengan Sri Mulyani diawali saat mereka sama menuntut pengetahuan di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 3 Semarang, di Jawa tengah. Persahabatan telah terikat semenjak 1979. Hingga sampai tahun ini, telah 43 tahun ke-2 nya bersahabat baik.

“Kita sudah bersahabat, berapakah ya. Jika saat ini (tahun) 2022, kita bersahabat dari (tahun) 79. Kita SMA kan bersama, terus selanjutnya Ani, Ibu SMI, Ibu Menkeu, saya manggilnya Ani, Ani ke UI (Kampus Indonesia), saya ke Kampus Gadjah Mada (UGM),” papar Retno.

Saat sebelum sama menolong Presiden Jokowi di barisan cabinet pemerintah, ke-2 nya sering berjumpa di tengah-tengah aktivitas masing-masing. Misalkan saja saat Sri Mulyani, yang saat itu masih bekerja di Bank Dunia, ajaknya untuk makan bersama. Saat itu, Retno masih bekerja di Belanda.

“Ia tiba ke Belanda, saya duta besar (dubes) di Belanda . Maka mendadak saya bisa WhatsApp dari ia, ia ngomong, ‘Ret, makan yok!’ Terus, saya tiba ke hotelnya ia. Terus, kita jalan dari hotelnya ia, kita mencari makan berdua,” papar Retno.

Baik Retno Marsudi atau Sri Mulyani sering membagi peristiwa pertemanannya di account instagram individu masing-masing. Satu diantaranya, saat Retno mendatangi acara siraman putra bungsu Sri Mulyani, Luqman Indra Pambudi Sumartono pada Juli kemarin.

“Saya tidak dapat datang waktu pernikahannya karena saya harus ke luar negeri, jadi saya benar-benar tunggu hingga saya nemenin Ani di saat siraman. Kemudian, saya pergi,” kata Retno.

Tidak cuma Retno, Sri Mulyani ikut membagi cerita panjang persahabatan ke-2 nya di Podkabs. Sri Mulyani mengutarakan, walau ada di satu SMA, mereka pilih jalur yang lain. “SMA memang aktivitas saya sangat banyak, Retno aktivitasnya banyak.

Ia ke Pramuka semua jenis, jika saya OSIS. Saya pernah menjadi ketua OSIS, saya paskibraka, dan yang lainnya, olahraga, team voli sekolah, karate saya turut, jadi saya semua jenis. Tetapi saya mengetahui Retno sama saya, meskipun tidak pernah satu kelas,” ungkapkan Sri Mulyani.

Sri Mulyani juga akui suka saat ketahui dianya dan Retno Marsudi disuruh Presiden Jokowi untuk bersama tergabung dalam cabinet pemerintah. “Waktu saya diundang pulang sama Pak Jokowi kembali untuk masuk, dan saya mengetahui ada rekan saya, Retno, kita jadi semakin kuat saja. Suka lah,” papar Sri Mulyani.

“Kan jarang-jarang ya satu cabinet itu dari 1 SMA yang serupa, sehingga kita berasa ada special relationship dan memang ya nikmat, bercakap sama Retno nikmat,” sambungnya.

About admin

Check Also

PDI-P Berprasangka buruk Sukarelawan Janjikan Hal Tidak Sehat ke Massa, Meminta “Ring 1” Jokowi Tidak “Asal Bapak Suka”

PDI-P Berprasangka buruk Sukarelawan Janjikan Hal Tidak Sehat ke Massa, Meminta “Ring 1” Jokowi Tidak …