Penawaran Kapolda Metro Demonstrasi di Monas Dibandingkan di Jalanan

[ad1-]

Penawaran Kapolda Metro Demonstrasi di Monas Dibandingkan di Jalanan

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran menyarankan supaya demonstrasi yang sepanjang sejauh ini diadakan di jalanan untuk dipindahkan. Fadil Imran tawarkan Monas sebagai pusat aktivitas tindakan massa dalam sampaikan opini dari muka umum.
Demonstrasi yang sejauh ini diadakan di Bundaran Patung Kuda tidak dapat disangkal mengusik kelancaran jalan raya. Maka dari itu, Fadil tawarkan jalan keluar mengalihkan lokasi demonstrasi ke Monas.

Supaya Tidak Buat Macet
Fadil menjelaskan faksinya menghargai hak setiap warga dalam sampaikan opini dari muka umum. Tetapi, dia mengingati warga lain pemakai jalan mempunyai hak yang serupa

Ini diutarakan Fadil di Polda Metro Jaya, saat bersilaturahmi dengan komponen mahasiswa, pekerja, dan organisasi masyarakat.

“Saya menyaksikan jika ada sebuah ruangan yang dapat kita gunakan. Di mana itu? Kita demonstrasi saja di Monas,” kata Fadil Imran di Polda Metro Jaya,
Menurut Fadil, saran itu bukan tanpa pemikiran masak. Secara lokasi teritori Monas dapat memuat massa sampai beberapa ribu orang.

“Ini dapat masuk kemungkinan sekitaran 5 ribu sampai 6 ribu orang di sini dibanding kita harus demonstrasi di Jalan Merdeka Barat,” ucapnya.

Selanjutnya Fadil menjelaskan saran untuk mengalihkan titik demonstrasi ke teritori Monas semata-mata untuk kebutuhan khalayak. Di satu segi hak pengutaraan opini dapat terlaksana, tetapi hak beberapa pemakai jalan juga tidak turut terusik.

“Jadi arus jalan raya ini masih tetap dapat lancar dari timur dari utara demikian pula arus jalan raya dari selatan dan barat jika kita melakukan demonstrasi di Silang Monas,” ucapnya.

Akan Difasilitaskan Pentas-Sound Sistem
Fadil akui faksinya sudah mempersiapkan beberapa sarana yang dapat dipakai massa bila lakukan demonstrasi di Monas. Sarana itu dimulai dari pentas sampai sound sistem.

“Saya akan buat pentas di sini buat kawan-kawan. Saya akan persiapkan pentas di sini,” ucapnya.

Sekalian berseloroh, Fadil akui sound sistem yang sudah dipersiapkan itu mempunyai kualitas sama bagusnya sama yang digunakan dalam acara konser musik rock.

“Jadi saya telah membeli sound sistem dengan kemampuan 30 ribu watt,” sebutkan Fadil.

“Ke media jika perlu kita persiapkan internet untuk dapat live di sana. Beberapa adik mahasiswa jika ingin demonstrasi esok saya persiapkan (sound sistem) 30 ribu watt sama seperti konser Metallica,” sambungnya.

Taman Demokrasi
Lebih jauh, Fadil menjelaskan jika wawasan ini baru sekedar ide. Fadil berkemauan supaya Monas jadi sebua ‘Taman Berdemokrasi’.

Ia menambah tidak memberi tenggat waktu kapan Monas dapat menjadi lokasi demonstrasi. Hal tersebut dapat terlaksana saat ada persetujuan dari faksi berkaitan.

“Ya kapan setujunya saja ya kan namanya persetujuan. Hidup ini kan persetujuan. Taman demokrasi agar tidak mengusik arus jalan raya,” sebut Fadil.

Akar Demonstrasi untuk Pekerja
Menyikapi wawasan Fadil Imran ini, Ketua Konferensi Koalisi Serikat Pekerja Indonesia (KASBI), Nining Elitos, menjelaskan akar demonstrasi bukan berada pada masalah lokasi, tapi yang paling penting aspirasinya didengarkan oleh pemerintahan.

“Yang paling penting itu ialah bagaimana suara rakyat jadi perhatian serius pemerintahan,” tutur Nining Elitos di Polda Metro Jaya.

Nining datang di Polda Metro untuk audiensi dengan Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran. Selainnya perwakilan pekerja, Fadil Imran mengundang komponen mahasiswa sampai organisasi masyarakat dalam komunitas bersilahturahmi itu.

Nining menjelaskan tidak ada persetujuan masalah wawasan lokasi demonstrasi berpindah ke Monas. Menurut dia, wawasan itu baru hanya dialog semata-mata.

“Itu akan kita bahas, karena ini kan banyak barisan dan organisasi,” paparnya.
Advertisement

Selanjutnya berkaitan gagasan tindakan 27 September 2022, Nining sampaikan KASBI masih tetap tetap turun ke jalan untuk memberi kritikan ke peraturan pemerintahan. Salah satunya hal yang disorot ialah mengenai peningkatan harga BBM.

“Terang pergerakan pekerja bersama rakyat turun ke jalan masih memberi kritik untuk tolak peningkatan BBM, omnibus law cipta kerja, penangguhan RKUHP, terhitung turunkan harga-harga bahan dasar,” katanya.

 

[ad-2]

About admin

Check Also

Menhub: Operasionalisasi Kereta Cepat Membuka Peluang Kerja untuk China dan Indonesia

Menhub: Operasionalisasi Kereta Cepat Membuka Peluang Kerja untuk China dan Indonesia Menteri Perhubungan (Menhub), Budi …

Leave a Reply

Your email address will not be published.