Perkiraan Warga IKN 2045 1,9 Juta Jiwa, Bappenas: Kawasan Perkotaan 100 Jiwa per Hektar

Perkiraan Warga IKN 2045 1,9 Juta Jiwa, Bappenas: Kawasan Perkotaan 100 Jiwa per Hektar

Kementerian PPN/Bappenas mengutarakan komunitas Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara diprediksi 1,sembilan juta jiwa pada 2045. Angka 1,7-1,sembilan juta ialah prediksi jumlah warga di IKN dengan luas wilayah lebih kurang 256.142 hektar dan luas wilayah perairan laut lebih kurang 68.189 hektar.

“Sama sesuai Tambahan Undang- Undang Nomor 3 Tahun 2022 mengenai Ibu Kota Negara (UU IKN), komunitas IKN pada 2045 diamanahkan sekitaran 1,7-1,sembilan juta jiwa, dengan kepadatan
kawasan perkotaan capai sekitaran 100 jiwa per hektar,” berdasarkan penjelasan tercatat dari Kementerian PPN/Bappenas di Jakarta.

Prediksi jumlah warga di IKN itu sesuai penghitungan daya bantu lahan dan daya bantu lingkungan.

Perpindahan tahapan pertama dari Jakarta ke IKN pada 2024 sebagai angka prediksi yang terdiri dari beberapa elemen, yaitu ASN, Kemhan/TNI. Polri, BIN, BSSN, dan Bakamla, karyawan Lembaga Negara Independen/Badan Publik, dan Tenaga Kerja Konstruksi pada periode pembangunan IKN, dengan angka prediksi 257.675 orang.

Angka 257.675 orang itu bukan definitif karena akan disamakan dengan keadaan dan keperluan di atas lapangan, khususnya untuk Tahapan 1 pembangunan s/d 2024.

Awalnya berdasar Tambahan Ketentuan Presiden Republik Indonesia nomor 63 Tahun 2022 Mengenai pemerincian Gagasan Induk Ibu Kota Nusantara, searah dengan misi Indonesia 2045 untuk merealisasikan Indonesia Berdaulat, Maju, Adil dan Makmur, karena itu dan pembangunan Ibu Kota Nusantara akan dikerjakan dengan bertahap dan terkonsep dalam periode panjang.

Tingkatan pembangunan Ibu Kota Nusantara pada document ini diawali di tahun 2022 dan tahapan ke-5 usai di tahun 2045. Pembangunan Ibu Kota Nusantara dipisah jadi lima tahapan pembangunan, mencakup Tahapan 1 (2022-2024), Tahapan 2 (2025-2029), Tahapan 3 (2030-2034), Tahapan 4 (2035-2039), dan Tahapan 5 (2040-2045).

Dalam usaha membuat Ibu Kota Nusantara sebagai Kota Dunia untuk Semua, penerapan pembangunan pada Tahapan 1-5 didasari atas prediksi atau prediksi warga yang hendak menempati dan keperluan lahan dan
kawasan yang hendak diperkembangkan.

 

About admin

Check Also

Kasus Tambang Ilegal Dilacak saat sebelum Kasus Ferdy Sambo, Pemerhati: Aneh jika Kabareskrim Berasa Terserang

Kasus Tambang Ilegal Dilacak saat sebelum Kasus Ferdy Sambo, Pemerhati: Aneh jika Kabareskrim Berasa Terserang …